Thursday, January 28, 2010

The Origins of Virology

periode awal

perkembangan ilmu tentang virus berhubungan erat dengan perkembangan mikrobiologi. periode awal dimulai dengan pengamatan organisme mikroskopik oleh Anthony van Leuwenhoek (1632 -1723), penemu mikroskop. hasil pengamatan dari Leeuwenhoek digambarkan dalam bentuk sketsa sel bakteri berbentuk bulat- coccus, batang-bacillus, spiral-pirillum.

penemuan Anthony van Leeuwenhoek membuka cakrawala baru tentang asal mula kehidupan. teori generatio spontanea atau abiogenesis bahwa organisme hidup berasal dari bahan mati mengalami kehancuran. Louis Pasteur (1822 - 1895) mematahkan teori abiogenesis dengan percobaan menggunakan labu berleher angsa untuk mendidihkan kaldu. hasil percobaan menunjukkan bahwa pada labu tidak ada tanda-tanda kehidupan karena partikel debu dari udara tidak dapat mencapai kaldu, terperangkap pada dasar leher angsa-berbentuk U.

bersamaan waktu dengan Pasteur seorang dokter Jerman Robert Koch (1843-1910) melakukan penelitian tentang kuman anthrax yang menyerang ternak. dalam penelitiannya Koch berhasil mengisolasi kuman anthrax-Bacillus anthracis dalam bentuk biakan murni dan membuktikan bahwa kuman yang diisolasi tersebut dapat menimbulkan penyakit yang sama bila dimasukkan ke dalam tubh binatang percobaan. berdasarkan penemuan tersebut, Koch memformulasikan kriteria mengenai kuman yang dikenal dengan Postulat Koch. penemuan lain yang dihasilakn oleh Koch adalah kuman penyebab kolera-Vibrio cholera  dan kuman penyebab infeksi pernapasan Mycobacterium tuberculose.

Periode Penemuan Virus

Adolf Mayer (1843-1942) melakukan penelitian di Belanda tentnag penyakit pada tembakau dan memberi nama penyakit mozaik tembakau. selanjutnya Dimitri Ivanofsky (1864-1920) ilmuwan Rusia melaporkan hasil penelitiannya bahwa filtrate hasil saringan bakteri dapat menginfeksi tembakau dan mengakibatkan penyakit mozaik. 

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home