Mengenal Lebih Dekat Neck-top computer Anda
Alat Canggih Tanpa Buku Petunjuk Pemakaian
jika kita membeli peralatan elektronik, misalnya televisi, handycam, kamera foto, maka kita selalu dibekali dengan buku petunjuk pemakain (manual). buku petunjuk ini diberikan oleh pihak produsen kepada konsumen sebagai pemilik piranti elektronik itu dapat menggunakan seperti yang telah dirancang oleh pabriknya.
hal yang berbeda terjadi pada neck-top computer (otak) manusia. kita dilahirkan dengan dibekali otak yang sedemikian canggih, namun sangat disayangkan kita tidak diberi buku petunjuk cara menggunakan otak kita. akibatnya manusia belum mampu menggunakan kemampuan otaknya secara maksimal. menurut survei, rata-rata otak manusia hanya menggunakan sekitar 4% dari kemampuan otaknya. si jenius Einstein kabarnya baru menggunakan 8% dari kemampuan otaknya.
penelitian mengenai cara kerja otak berkembang pesat pada dasawarsa terakhir dengan ditemukannya berbagai teknologi pemindai (scanning) yang dapat merekam dan melihat kegiatan otak secara live. teknologi terbaru yang banyak digunakan adalah teknologi FMRI (functional magnetic resonance imaging). teknologi scanning ini dapat "melihat" otak yang sedang beroperasi atau digunakan.
Fakta Mengenai Otak
otak manusia adalah suatu organ yang beratnya sekitar 1,5 kg atau sekitar 2%dari berat tubuh dan dioperasikan dengan bahan bakar glukosa dan oksigen. saat bayi dilahirkan, otaknya telah berukuran 1/4 dari ukuran otak orang dewasa. otak menyerap sekitar 20% suplai oksigen yang beredar di dalam tubuh manusia.
semua manusia sejak lahir memiliki 100.000.000.000 (seratus miliar) sel otak aktif dan didukung oleh 900.000.000.000 (sembilan ratus miliar) sel pendukung lainnya. jadi, total ada 1 triliun sel otak. bandingkan dengan lebah yang hanya memiliki 7 ribu sel otak, lalat buah 100 ribu, tikus 5 juta, dan monyet 10 miliar.
dengan jumlah sel otak yang hanya berjumlah 7.000, lebah dapat mencari madu, pulang ke sarangnya, dan memberi tahu teman-temannya lokasi madu tersebut. lebah dapat terbang ke sana kemari tanpa perlu membaca peta dan mereka tidak pernah tersesat. selain itu, lebah juga membentuk suatu koloni dan ada pembagian tugas di antara mereka. ada lebah pekerja, ada lebah yang bertugas merawat ratu dan anak-anak lebah, dan ada lebah tentara yang bertugas melindungi sarang lebah dari serangan makhluk asing. hanya dengan 7.000 sel otak, lebah sudah sedemikian hebatnya.
berbeda dengan lebah, manusia diberi otak yang sedemikian luar biasa kemampuannya. namun, ini barulah potensi. potensi ini harus dikembangkan. meskipun memiliki jumlah sel otak yang sangan banyak, ini bukanlah jaminan seseorang dapat menjadi makhluk yang cerdas. kecerdasan seseorang sebenarnya terganutng pada seberapa banyak koneksi yang terjadi di antara setiap sel otak tersebut. setiap sel otak memiliki kemungkinan koneksi dari 1 hingga 20.000 koneksi. jadi, bisa dibayangkan betapa besar potensi yang dimiliki oleh manusia.
koneksi antarsel otak kanan terjadi bila kita menggunakan dan melatih otak kita. semakin sering kita menggunakan dan melatihnya, mak semakin banyak terjadi koneksi. koneksi hanya akan terjdi bila kita dapat menciptakan arti pada apa yang kita pelajari.

